PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiPsikologi Kognitif

Atensi Menghanyut (Drifting Attention)

drifting attention

Ringkasan Singkat

Gangguan yang ditandai dengan ketidakmampuan mempertahankan perhatian dalam waktu lama, di mana individu sering kembali ke kondisi mengantuk atau setengah sadar.

Atensi menghanyut (drifting attention) adalah suatu kondisi patologis di mana seseorang mampu waspada atau terjaga untuk waktu yang sangat singkat ketika dirangsang, namun segera kehilangan fokus dan kembali ke keadaan somnolen (mengantuk) atau setengah sadar. Hal ini mencerminkan kegagalan fungsi eksekutif dalam mempertahankan kewaspadaan kognitif terhadap stimulus lingkungan.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh gangguan pada mekanisme penyadaran subkortikal, khususnya yang melibatkan bagian tengah otak (midbrain) atau bagian talamus dari sistem aktivasi retikular (reticular activating system/RAS). RAS bertanggung jawab untuk mengatur siklus tidur-bangun dan tingkat kesadaran secara keseluruhan; kerusakan di sini berarti otak tidak dapat mempertahankan tegangan listrik yang diperlukan untuk kesadaran yang stabil.

Individu dengan atensi menghanyut mungkin tampak 'kosong' atau tidak responsif beberapa saat setelah melakukan percakapan atau tugas. Penanganan kondisi ini memerlukan evaluasi neurologis yang mendalam untuk mengidentifikasi penyebab organik di balik ketidakstabilan kesadaran tersebut.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Lezak, M. D., et al. (2012). Neuropsychological Assessment. Oxford University Press.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback